Pemulasaran Jenazah Covid-19 Sesuai Agama dan Kepercayaan - Alhimna

Breaking

Alhimna

Ilhami Dunia Dengan Aswaja

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Minggu, 01 November 2020

Pemulasaran Jenazah Covid-19 Sesuai Agama dan Kepercayaan

 

Halaqah Pemulasaraan Jenazah Covid-19 LBM PWNU.
Alhimna.com - Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU Jateng menyelenggarakan Halaqah Pemulasaran Jenazah Covid-19 di Hotel Muria Semarang, Ahad (1/11/2020).


Ketua LBMNU PWNU Jateng, KH Muhammad Amin mengatakan kegiatan ini diselenggarakan karena adanya pertanyaan dari anggota masyarakat terkait pemulasaran Jenazah Covid-19.


KH Busyro selaku moderator Halaqah menyampaikan, pemerintah telah menggariskan agar jenazah Covid-19 dilakukan pemulasaran sesuai agama dan kepercayaan yang dianutnya. "Bagi jenazah yang beragama Islam wajib dimandikan, dikafani, dishalatkan, dikuburkan sesuai ketentuan syariat,” ujarnya.


Muhammad Tauhid dari Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah yang hadir dalam kegiatan halaqoh tersebut menjelaskan data covid di Jawa Tengah sejumlah 33.912 kasus, sembuh 28.094, dan yang meninggal dunia 1.745 orang


Menurutnya, untuk pemulasaran jenazah, jenazah dimandikan sesuai dengan agama dan kepercayaan yang dianut. "Jenazah harus didisenfeksi terlebih dahulu," ujarnya.


Salah seorang peserta Kiai Anas menyampaikan pertanyaan, ada rumah sakit tertentu tidak memandikan jenazah, namun tidak diberikan sanksi dari Kemenkes. "Kalau peraturannya ambigu, maka yang menjadi korban adalah masyarakat. Karenanya Kemenkes RI seyogianya memberikan sanksi bagi rumah sakit yang tidak memandikan jenazah," tegasnya.


"InsyaAllah rumusan hasil halaqah ini akan kita rekomendasikan kepada para pemangku kepentingan agar dapat ditindaklanjuti sebagaimana mestinya," usul Kiai Faisal yang disetujui oleh peserta halaqoh. (hi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here