Di Tengah Pandemi, PMII Cabang Ciputat Gelar PKL - Alhimna

Breaking

Alhimna

Ilhami Dunia Dengan Aswaja

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Selasa, 18 Agustus 2020

Di Tengah Pandemi, PMII Cabang Ciputat Gelar PKL

PKL PMII Cabang Ciputat. (Dok. Istimewa)
Alhimna.com - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Ciputat mengadakan kegiatan kaderisasi Pelatihan Kader Lanjut (PKL) untuk sahabat-sahabati PMII Ciputat.

PMII Cabang Ciputat menggandeng seluruh Komisariat yang ada di Ciputat untuk mendelegasikan kader-kader terbaiknya agar ikut serta mengikuti kegiatan kaderisasi PKL PMII Cabang Ciputat. Kegiatan ini berlangsung, Selasa - Ahad (18-23/8/2020) di Pusdiklat Kemenaker RI, dengan tema "Creating Skill Based Organizational Movement".

PKL PMII Cabang Ciputat bertujuan untuk mencetak kualitas terbaik dalam kemampuan kader-kader PMII Ciputat. Kegiatan ini juga bersifat untuk mengolah dan mengasah intelektual dalam berfikir kader-kader yang dikemas dalam bentuk materi dan FGD yang di sampaikan.

Arif Fadilah, ketua kaderisasi PC PMII Ciputat mengemukakan bahwa PKL hari ini berbeda dengan sebelumnya, kita dituntut untuk terus berpikir dan bergerak. Jangan sampai pandemi memutus rantai kaderisasi di organisasi. Melalui konsep PKL yang telah disusun secara rapi dengan fokus ke intelektual dan skill kader. “Saya berharap akan banyak kader yang mampu berpikir dan bergerak dalam situasi dan kondisi apa pun,” kata Arif.

Ketua PC PMII Ciputat, Ramadhan menambahkan kaderisasi tidak boleh berhenti dalam situasi dan kondisi apapun. “Dalam peradaban sejarah pemuda selalu menjadi penggerak di segala momentum. Maka, kita sebagai generasi muda tidak boleh menyerah dengan keadaan. Alhamdulillah PKL PC PMII Ciputat mendapat apresiasi dari ketua-ketua cabang dan PB PMII, sebagai role model kaderisasi di tengah pandemi dengan protokol kesehatan," pungkas Ramadhan.

Selama 6 hari ada 17 materi wajib dan materi tambahan yang diberikan kepada peserta. Dalam materi-materi tersebut tidak mudah bagi peserta dalam mengikutinya. Akan tetapi, hal inilah menjadi modal awal dari pergerakan dan perjuangan para peserta untuk mengetahui kemampuan dasar dan intelektualitas. (ip)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here