Angkat Perjuangan Ayah, Ansor Kota Kudus Produksi Film - Alhimna

Breaking

Alhimna

Ilhami Dunia Dengan Aswaja

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Senin, 20 Juli 2020

Angkat Perjuangan Ayah, Ansor Kota Kudus Produksi Film

Sorban Film Production produksi film tentang perjuangan ayah.
Alhimna.com – PAC GP Ansor Kecamatan Kota Kabupaten Kudus melalui Sorban Film Production sedang memproduksi sebuah film keluarga yang bercerita tentang perjuangan seorang ayah. Film ini diproduksi sejak Ahad (28/6/2020) dan saat ini proses syuting telah usai. 

“Film ini akan mengisahkan sosok Ansori seorang ayah yang harus berjuang di masa pandemi untuk tetap mencukupi kebutuhan keluarga khususnya untuk kebutuhan sekolah sang buah hati,” ujar Pimpinan Produksi Sorban Film, Irvan M. Hussein.  

Sosok Ansori tambah Irvan adalah kader Ansor yang tegar menghadapi ujian ekonomi. Dia tetap berusaha bekerja apa saja demi kebutuhan keluarga. “Namun tetap meluangkan waktunya untuk berhidmah pada Gerakan Pemuda Ansor,” tambahnya.

Sutradara film, Tausiul Ilma mengatakan proses produksi film membutuhkan sekira 14 hari, dan rencana akan dirilis akhir Agustus.

“Tim produksi sedang mengerjakan film ini dengan saksama, dengan durasi sekitar 60 menit. Kami harapkan film ini bisa tayang pada akhir Agustus nanti, tepat di masa khidmah PAC GP Ansor Kecamatan Kota akan berakhir,” jelasnya. 

Film yang rencananya berjudul “Ayah” ini dibintangi kader Ansor Banser Kecamatan Kota Kudus dan mengambil lokasi shooting di beberapa lokasi yang menjadi Ikon Kota Kudus. Seperti Kompleks Menara Kudus, Alun-alun Kudus, Taman Bujana, dan Rumah Adat Khas Kota Kudus. 

Hal lain ditambahkan Producer Film, H. Ubaidillah Andoko. Dikemukakan bahwa film menandai mulai pedulinya kader Ansor terhadap giat dunia maya sehingga diharapkan mampu mendorong para kader-kader Ansor di Kudus khususnya untuk mulai melihat dunia maya sebagai media dakwah kekinian.

“Kita harus turut memberikan kontribusi di dunia seni peran. Seperti film ini dan menambah khazanah kreatifitas dakwah Ansor, tak hanya di dunia nyata, namun juga di dunia maya,” ungkapnya. 

Penting diketahui, film diproduksi dengan biaya seadanya. Semua kader pun terlibat mulai dari pemeran hingga kru. Semua mendedikasikan waktu dan tenaganya sebagai bentuk khidmah terhadap Ansor.

Pimpro film menambahkan gagasan membuat film bermula dari video iseng yang dibuat Mali, salah satu kader Ansor merekam Ketua Ansor Kota, Fatchul Munif saat gowes memboncengkan anaknya dengan sepeda tua. Kemudian video tersebut mengundang reaksi anggota Ansor yang lain, lalu tercetuslah ide pembuatan film Ayah ini.

“Anglaras ilining banyu, angeli ananging ora keli. Rasakan arah arusnya dan mengalirlah bersamanya, namun jangan terhanyut olehnya. Itu adalah pesan dari Sunan Kalijaga untuk kita semua, agar kita senantiasa bisa menselaraskan diri dan organisasi dengan arus perkembangan zaman dengan kebutuhan kaum milenial.”

“Jika sekarang kita memasuki era digital, di mana para netizen lebih banyak meluangkan waktunya di dunia maya, maka kita harus mengikutinya dengan mempersembahkan tontonan yang baik di dunia maya, tak hanya kegiatan di dunia nyata. Nah, film ini, kami harapkan mampu merepresentasikan hal itu,” pungkas Irvan.

Film akan menampilkan sisi getir dan tegarnya seorang ayah, dan akan mengingatkan kita semua, pada perjuangan orang tua kita agar semua Bahagia. Namun, sisipan unsur komedi serta ketegangan, dan keseruan lainnya juga telah disiapkan dengan baik oleh tim Sorban Film Production. Beberapa teaser bisa dilihat di: bit.ly/SorbanFilmProduction. (im)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here