Patuhi Aturan Pemerintah, Jangan Panik dan Budayakan CTPS! - Alhimna

Breaking

Alhimna

Ilhami Dunia Dengan Aswaja

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Senin, 30 Maret 2020

Patuhi Aturan Pemerintah, Jangan Panik dan Budayakan CTPS!

Penyemprotan disinfektan oleh DPR RI PKB. (Foto: Amir)
Alhimna.com - Tidak perlu ada kepanikan yang berlebihan dengan pandemi Covid-19, tetap ikhitar dan berdo’a kepada Allah SWT, sosial distancing dan melakukan sanitasi lewat membersihkan jemari-jemari menggunakan air atau cairan lainnya seperti hand sanitizer bisa membuat kuman mati. Praktik Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dengan tepat dan benar bisa mencegah penyebaran penyakit corona, termasuk diare, kolera, ISPA, Cacingan, Flu, Hepatitis A dan Flu Burung.

Demikian disampaikan oleh Hj. Nur Nadlifah, S.Ag. MM selaku Anggota DPR RI Komisi IX dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa pada acara penyerahan paket di Pesantren Al Amiriyah Kambangan Lebaksiu Tegal, Senin (30/3/2020).

Kata Nur Nadlifah, karena bahan antiseptik yang ada di sabun dan hand sanitizer merupakan bahan kimia untuk mencegah multiplikasi mikroorganisme pada permukaan tubuh, dengan cara membunuh mikroorganisme tersebut atau menghambat pertumbuhan dan aktivitas metaboliknya. Wajar jika hari ini pihaknya memberikan bantuan hand sanitizer, hand soap dan penyemprotan disinfektan di Fasilitas Keagamaan, Fasilitas Publik di Wilayah Kerja Dapil IX Jateng (Brebes-Slawi-Tegal).

Keempat lokasi yang dibantu antara lain Pesantren Al Amiriyah Lebaksiu, Kelurahan Procot Slawi, Basecamp PMII Kabupaten Tegal, dan Masjid Annawaeiyah Kelurahan Procot, Slawi Kabupaten Tegal. Walaupun sebelumnya aksi seperti ini juga dilakukan di Kabupaten Brebes dan Kota Tegal.

"Hand sanitizer antiseptik yang sering digunakan adalah alkohol. Alkohol telah digunakan secara luas sebagai obat antiseptik kulit karena mempunyai efek menghambat pertumbuhan bakteri. Pihaknya juga merasa bangga dengan komitmen Pemkab Tegal, Pemkab Brebes, Pemkot Tegal yang sudah berupaya untuk tanggap dan cegah COVID-19 termasuk dukungan dari berbagai organisasi basis masyarakat, tokoh pemuda, Pemerintah Desa dan organisasi lain untuk memutus mata rantai virus corona ini," imbuhnya.

Pihaknya juga berharap, kepada seluruh warga Kabupaten Tegal, Brebes, Kota Tegal agar mematuhi imbauan pemerintah, adanya pemberlakuan Lockdown di Kota Tegal semoga segera menemukan solusi terbaik terkait pemenuhan kebutuhan pokok bagi warganya, tentunya pada persoalan kebijakan yang ditentukan agar selalu bersama-sama dengan DPRD Kota Tegal dalam memutuskan kebijakan yang strategis, karena keputusan yang diambil dalam situasi seperti ini memang tidaklah mudah.

Sementara itu, Pengasuh Pesantren Al Amiriyah Kambangan Kiai Samsul Arifin mengucapkan terima kasih kepada Hj. Nur Nadlifah yang sudah melakukan ikhtiar lahir yaitu penyemprotan dan pemberian sanitizier sama hand soap. “Dan menurut kami ini adalah bagian dari memutus mata rantai virus covid 19,” pungkasnya. (am)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here