Mbah Sahal, Kiai yang Membiasakan Muthala'ah - Alhimna

Breaking

Alhimna

Ilhami Dunia Dengan Aswaja

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Sabtu, 08 Februari 2020

Mbah Sahal, Kiai yang Membiasakan Muthala'ah

Bedah buku pemikiran Kiai Sahal di PIM Gedung Banat. (Foto: Sofyan)
Alhimna.com - Perpustakaan Mathali'ul Falah bekerjasama dengan Pusat Studi Pesantren dan Fiqh Sosial (Pusat Fisi) IPMAFA Pati menggelar bedah buku tentang KH. MA. Sahal Mahfudh. Acara yang mengambil tema "Mbah Sahal dan Perjalanan Intelektualnya" dilaksanakan Jum'at (7/2/2020) di Auditorium PIM Gedung Banat.

Hadir dalam bedah buku ini, Tutik Nurul Janah, MH selaku Direktur PUSAT FISI IPMAFA.  "Kiai Sahal adalah profil kiai yang sangat mencintai dan membiasakan muthala'ah, khususnya sebelum mengajar atau menyampaikan pemikiran beliau kepada publik, padahal kealiman Kiai Sahal dalam berbagai bidang ilmu tentu sudah tidak perlu diragukan lagi," demikian Neng Tutik mengawali paparannya.

Dosen IPMAFA yang sekaligus menantu Kiai Sahal ini mengajak para santri untuk meneladani Kiai Sahal, salah satunya dengan memahami manaqib perjalanan intektual dan dakwah Kiai Sahal. "Tanggung jawab santri ialah meneladani dan mengembangkan sikap dan nilai luhur yang diajarkan Kiai Sahal kepada kita," imbuhnya.

Bedah buku perjalanan intelektual Kiai Sahal ini disambut dengan sangat antusias siswi PIM Banat dari tingkat Tsanawiyah, Wustho, hingga Aliyah. Ini terlihat dari jumlah peserta yang membludak hingga ke luar ruangan auditorium. Ketertarikan siswi PIM Banat pada acara ini menjadi hal positif yang perlu ditindaklanjuti. Panitia dan Pusat Fisi IPMAFA merespon dengan menyiapkan berbagai program dan kegiatan dalam mengembangkan pemikiran dan pergerakan progresif Kiai Sahal.

Salah satu pergerakan progresif yang dapat diteladani peserta ialah produktivitas Kiai Sahal dalam menulis. Neng Tutik menjelaskan bahwa Kiai Sahal merupakan seorang alim yang membiasakan diri untuk menulis. "Menulis pemikirannya, menuliskan sikapnya terhadap suatu masalah tertentu, hingga manfaat dan maslahatnya dapat dirasakan dalam lingkup lebih luas bahkan dapat dipelajari hingga generasi setelahnya". (so)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here