Ngopi, Urai Problem Guru PAI Non ASN - Alhimna

Breaking

Alhimna

Ilhami Dunia Dengan Aswaja

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Selasa, 12 November 2019

Ngopi, Urai Problem Guru PAI Non ASN

Ngopi, ngobrol pendidikan Agama Islam. (Foto: Nanang Qosim)
Alhimna.com - Kementerian Agama Kota Semarang dalam hal ini Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) menggelar kegiatan NGOPI (Ngobrol Pendidikan Islam) dengan tema "Meningkatkan Layanan Pendidikan Agama Islam GPAI Non ASN di Sekolah Umum" di Hall Meeting Room Hotel Royal Phoenix, Selasa (12/11/2019).

Kepala Seksi Bidang Pendidikan Agama Islam Kota Semarang, Abdul Ghofur mengatakan bahwa Program ini adalah sebagai bentuk dari salah satu tugas pokok dari Seksi PAI yakni melaksanakan Program dari PAI pusat yakni program ngobrol Pendidikan Agama Islam.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota, Muh Habib Semarang beserta Kasi PAIS Kota Semarang, Abdul Ghofur dan Penyelenggara Acara,  serta para peserta dari GPAI Non ASN SD, SMP, SMA/SMK Se Kota Semarang.

"Kegiatan ini diikuti dengan peserta yang berjumlah 50 orang yang terdiri dari GPAI SD yang berjumlah 42, SMP 3 peserta dan SMK, 1 dan sisanya dari SMA," tukasnya.

Kasi PAIS, Abdul Ghofur, menyampaikan bahwa ngobrol pendidikan Islam kali ini membahas beragam topik masalah terkini yang terjadi di dunia pendidikan Islam, khususnya di Kota Semarang. “Melalui program ini mudah mudahan nanti akan terurai permasalahan-permasalahan terkait nasib GPAI Non ASN,” tegasnya.

Abdul Ghofur menginfokan kepada peserta GPAI Non ASN juga, bahwa program ini kami  mengundang, 3 narasumber, pertama dari Kakankemenag, Kota Semarang, yang kedua dari kanwil dari kepala bidang PAIS, kemudian dari sekertaris Dinas Kota Semarang.

Peserta Acara NGOPI tertawa dengan rasa bahagia pada saat Kasi PASI menyampaikan “Pasti yang hadir ini bisa mendapatkan tunjangan profesi guru dengan segara,” namun berubah wajah saat dilanjutkan penyampaianya “dengan catatan kalau semuanya sudah memenuhi persyaratan sesuai regulasi,” jelasnya

Kegiatan Ngobrol Pendidikan Agama Islam yang diselenggarakan di Hotel Royal Phoenix ini bukan ngobrol biasa, tetapi membawa pendidikan Islam agar terus berkembang menjadi lebih bermutu dan unggul serta membangun peradaban pendidikan Islam yang toleran dan moderat.

“Dengan Ngobrol Pendidikan Islam (NGOPI) ini kita bisa berbagi informasi dalam rangka meningkatkan pendidikan Islam,” terang pria kelahiran Jepara.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, ketika membuka acara NGOPI. Ia membuka acara sekaligus menjadi pembicara seminar dengan tema “Arah Kebijakan Kementerian Agama Bidang PAI”.

Muh Habib selaku narasumber menjelaskan bahwa untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama dan keagamaan diantaranya adalah adanya guru agama yang profesional yakni menguasai ilmu agama dengan baik atau mengetaui pengetahuan yang cukup tentang ilmu agama. “GPAI harus menghadirkan dirinya sebagai motivator yang baik, memiliki wawasan luas sesuai tantangan zaman," tegas Kakankemenag.

Ia menjelaskan, secara umum arah kebijakan Kementerian Agama Bidang PAI adalah meningkatkan kualitas pendidikan agama pada satuan pendidikan umum untuk memperkuat pemahaman dan pengamalan dan membina akhlak mulia dan budi pekerti luhur.

Suasana diskusi sambil ngopi dalam kegiatan NGOPI ini berlangsung dengan rasa ukhuwah yang mendalam karena seluruh peserta dengan narasumber dapat berdialog dengan penuh keakraban namun tetap fokus pada permasalahan, sehingga setiap persoalan yang disampaikan dapat ditanggapi dengan baik.

Muh Habib mengapreasi kegiatan ini, “kegiatan ini luar biasa, memilih hotel yang biasa, tapi isinya berbobot, MCnya berbobot, saya juga berbobot,” jelasnya sambil tertawa. (nq)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here