Unik, Pesantren Ini Bina Santri yang Tak Suka Matematika - Alhimna

Breaking

Alhimna

Ilhami Dunia Dengan Aswaja

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Jumat, 26 Juli 2019

Unik, Pesantren Ini Bina Santri yang Tak Suka Matematika

Kegiatan ekstra baru di Pesantren Nurus Salam Klepu, Jepara.
Alhimna.com - Pesantren Nurus Salam Desa Klepu Kecamatan Keling Kabupaten Jepara memiliki kegiatan baru. Kegiatan yang masuk dalam ekstrakurikuler pesantren itu terbilang unik. Seperti apa? Nama kegiatannya adalah Pembinaan Matematika bagi yang Tidak Suka Matematika.

Kegiatan yang baru dimulai Jum’at (26/7) pagi kemarin tidak hanya untuk santri pesantren saja namun anak seusia SD/MI dan SMP/MTs yang momok dengan mata pelajaran (mapel) berbasis hitung-menghitung  itu boleh nimbrung di dalamnya.

Pembinaan Matematika di Pesantren yang diasuh KH Sutrimo Al Mubarok tersebut dimulai pukul 07.00 – 09.00 WIB. Di hari pertama ada sekitar 20an peserta yang mengikuti kegiatan dan rencananya rutin digelar saben Jum’at pagi.

Pendamping kegiatan, Nanang Aries mengatakan dipilihnya nama Pembinaan Matematika bagi yang Tidak Suka Matematika menurutnya bukan tanpa alasan. Sebab selama ini Matematika oleh banyak murid tergolong mapel yang sulit. Sehingga dengan kegiatan pembinaan itu Guru Matematika MTs NU Mathalibul Huda Mlonggo Jepara hendak mengubah mainset tersebut. “Yang mulanya tidak suka menjadi cinta,” paparnya.

Alhasil, di pertemuan pertama dirinya menilai puluhan santri yang ikut merasa senang, dan enjoy. “Matematika adalah pelajaran paling sulit namun dengan adanya pembinaan ini membuat mereka sangat senang, membantu, dan santai,” bebernya. 

Ke depan melalui kegiatan pembinaan tersebut santri tidak takut lagi dengan Matematika. Guru Matematika yang kerap mengantarkan anak didiknya juara tingkat Kabupaten hingga Internasional itu menambahkan kegiatan merupakan bagian pemerataan pendidikan untuk anak-anak yang kurang mampu dan yatim.

“Anak-anak yang kurang mampu dan yatim memiliki porsi yang sama untuk belajar sebagaimana siswa yang berkecukupan,” tandasnya.

Pengasuh Pesantren Nurus Salam, KH Sutrimo Al Mubarok mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya kegiatan sangat membantu anak-anak utamanya kegiatan KBM di sekolah asalnya. “Kami berharap melalui kegiatan pembinaan ini santri makin mahir Matematika. Sehingga santri Nurus Salam tidak berat sebelah mampu menguasai ilmu agama dan umum,” harapnya. (ip)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here