Ziarah Makam Mantingan, Agenda KSN di Jepara - Alhimna

Breaking

Alhimna

Ilhami Dunia Dengan Aswaja

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Kamis, 18 Oktober 2018

Ziarah Makam Mantingan, Agenda KSN di Jepara

Ziarah Mantingan salah satu agenda KSN di Jepara. (Foto: Alhimna.Com)
Alhimna.Com - Salah satu agenda estafet Kirab Satu Negeri (KSN) yang melintasi Kabupaten Jepara dari zona Rote NTT adalah ziarah ke makam Mantingan Desa Mantingan Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara.

Agenda berziarah ke Makam Sultan Hadlirin dan Ratu Kalinyamat itu usai penyerahan Pataka oleh tim KSN 1 Jepara di Pendopo Kabupaten Jepara, Rabu (17/10) siang. Paginya Pataka diserahkan dari tim KSN Kabupaten Pati kepada tim KSN Kabupaten Jepara di Alun-alun Kelet.

Di Makam Mantingan tahlil dan doa dipimpin KH Ali Masykur Rais Syuriyah MWCNU Tahunan dan KH Hasan Basri, Rais Syuriyah MWCNU Kedung.

K Ali Syafii, juru kunci Makam Mantingan sebelum tahlil dan doa menyampaikan sosok-sosok yang ada di makam di antaranya Ratu Kalinyamat, Sultan Hadlirin, Dewi Murtasyimah, anak angkatnya Sultan Hadlirin putri Sultan Hasanudin Banten, Bandar Kedawung guru dan ahli ukirnya Jepara dll.

Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, Sholahuddin Ali menyatakan Sultan Hadlirin dan Ratu Kalinyamat merupakan pejuang di zamannya.

“Beliau-beliau adalah pejuang di zamannya. Beliau-beliau mempertunjukkan ketokohannya, harga dirinya dan semoga menjadi inspirasi dan keberkahan selamanya,” kata Gus Sholah di sela-sela kegiatan.

Hal senada dikemukakan Wakil Ketua PCNU Jepara, H. Hisyam Zamroni. Menurutnya Kirab Satu Negeri (KSN) di Jepara sangat inspiratif. “Diawali di Keling yaitu pusat kerajaan Ratu Shima pusat pemerintahan zaman kuno yang sangat bagus. Di Pendopo Kabupaten Jepara yang merupakan pusat pemerintahan modern,” ungkapnya. 

Kepala KUA Kecamatan Keling Jepara itu menambahkan di makam Sultan Hadirin dan Ratu Kalinyamat merupakan pusat pemerintahan abad 15 yang melawan penjajahan portugis. “Terakhir di Mayong tempat kelahiran RA. Kartini simbol emansipasi perempuan modern,” tambahnya. 

Jadi, menurutnya estafet  KSN di Jepara menjadi inspirasi, support sekaligus ghirah semangat baru untuk membangun bangsa dan negara Indonesia yang memperjuangkan kesamaan, kesetaraan dan kehidupan masa depan yang menyejarah dan berkembang dari waktu ke waktu.

Tim KSN 2 dari Makam Mantingan menuju ke Pendopo Mayong. Malam hari Pataka menginap di Mayong dan dimeriahkan dengan Malam Shalawat dan Budaya. Kamis (18/10) tim KSN 2 Jepara menyerahkan Pataka kepada tim KSN Kudus. (ip)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here