Kodim dan Pemerintah Berperan Menumbuhkan Nuansa Keagamaan - Alhimna

Breaking

Alhimna

Ilhami Dunia Dengan Aswaja

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 10 Oktober 2018

Kodim dan Pemerintah Berperan Menumbuhkan Nuansa Keagamaan

Lomba rebana modern Kodim Demak. (Foto: Pendim Demak)

Alhimna.Com - Dari pagi hari di halaman Makodim 0716/Demak mendadak riuh dipenuhi para santri dari berbagai grub Rebana yang ada di wilayah Kabupaten Demak.

Ternyata Rabu (3/10/2018) Kodim 0716/Demak meyelenggarakan lomba Seni Kreasi Rebana Modern dalam rangka memperingati HUT TNI Ke-73.

Kegiatan yang bertema keagamaan tersebut dihadiri Dandim 0716/Demak Letkol. Inf. Abi Kusnianto, Kasdim 0716/Demak Mayor Inf. Harianto, seluruh Perwira Staf dan Danramil beserta anggota Kodim 0716/Demak, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXVII Dim 0716 Demak beserta pengurus, Kakankemenag Demak, Ketua Tamir Masjid Agung Demak, juri, panitia dan peserta lomba.

Dalam sambutannya Komandan Kodim 0716/Demak, Letkol. Inf. Abi Kusnianto menyampaikan bahwa TNI khususnya Kodim 0716/Demak dengan Pemerintah bersama masyarakat memiliki kepentingan dan peranan besar dalam menumbuhkembangkan nuansa keagamaan di tengah-tengah masyarakat terutama generasi muda.

“Maka perlu adanya upaya nyata dengan mempergunakan berbagai macam pendekatan termasuk di dalamnya dengan menyelenggarakan Lomba Rebana Modern (qosidah/hadrah). Qasidah merupakan bentuk syair epic kesusastraan arab yang dinyanyikan. Penyanyi menyanyikan lirik yang berisi puji-pujian untuk kaum muslimin.”

Dandim berharap dalam pelaksanaan lomba agar menjunjung tinggi sportivitas, jaga nama baik diri sendiri dan daerah, raih prestasi setinggi mungkin dengan semangat pantang menyerah.

“Hormati segala keputusan juri, karena hal tersebut menunjukkan kedewasaan kalian dalam berkompetisi. Kepada juri yang menilai jalannya pertandingan lakukanlah tugas kalian dengan profesional, bertindaklah tegas dan jujur,” pungkas Dandim. (pe)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here