Jadilah Mahasiswa Berpaham Keagamaan Moderat! - Alhimna

Breaking

Alhimna

Ilhami Dunia Dengan Aswaja

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Minggu, 09 September 2018

Jadilah Mahasiswa Berpaham Keagamaan Moderat!

Studium genaral FAI Unwahas. (Foto: Dok. Unwahas)
Alhimna.Com - Komitmen pada nilai kebangsaan adalah bagian penting dari karakter yang harus dimilik oleh mahasiswa saat ini, untuk menyambut generasi emas Indonesia.

Profil mahasiswa yang komitmen pada ke-Islaman dan ke-Indonesiaan menjadi sebuah keharusan.

Hal itu dikatakan Ruchman Basori, Kepala Seksi Kemahasiswaan Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI saat menjadi narasumber Studium General Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) yang berlangsung kampus setempat, Jumat (7/9/2018) kemarin.

Mengutip hasil riset The Mc Kensey Institute, Ruchman menerangkan bahwa Indonesia diprediksi akan menjadi negara ke-7 ekonomi dunia dan akan mengalami bonus demografi pada tahun 2035-2045. Inilah yang disebut sebagai Indonesia Emas.

“Jika berkah demografi itu kita bisa kelola dengan baik, akan menjadi berkah tetapi jika tidak akan menjadi musibah,” katanya.

Alumnus IAIN Walisongo (sekarang, UIN) ini mewanti-wanti kepada mahasiswa agar terus belajar, mengaji dan mengkaji berbagai ilmu pengetahuan menyiapkan sebagai geneasi emas Indonesia.

“Jadilah mahasiswa yang mempunyai keluasan pandang, mempunyai pemahaman keagamaan yang moderat dan menjadi bagian penting yang peduli pada sesama,” kata Ruchman.

Diakhir paparannya Kandidat Doktor Universitas Negeri Semarang (Unnes) ini mengharapkan agar mahasiswa Unwahas menjadi bagian penting melakukan counter wacana dan counter ideologi untuk menangkal paham keagamaan yang radikal.

“Salah satu karakter yang harus ditumbuhkan Anda semua sebagai generasi millenial adalah mencintai kedamaian dan kasih sayang dalam beragama,” lanjutnya.

Ruchman menegaskan kepada mahasiswa memilih Unwahas adalah pilihan tepat sebagai wasilah untuk menyambut masa depan Indonesia. Karakter, nilai dan tradisi Aswaja akan menjadi bekal penting.

Nur Cholid, Dekan FAI Unwahas mengatakan pendidikan karakter menjadi instrumen penting menyiapkan generasi emas Indonesia.

“Fakultas Agama Islam berkepentingan agar para mahasiswanya mempunyai karakter yang unggul di tengah dekadensi moral yang melanda bangsa ini.”

Ditambahkannya, Studium General ini menjadi bekal penting para mahasiswa baru memahami dengan baik posisioning mahasiswa FAI di tengah problem-problem kebangsaan dan keagamaan.

“Ikutilah kuliah umum ini dengan baik untuk membuka wawasan dan pengetahuan tentang masa depan Indonesia,” tandasnya.

Kegiatan diikuti seluruh mahasiswa baru tahun akademik 2018/2019 berjumlah 400 mahasiswa yang tersebar di 3 Jurusan, PAI, Mualamah dan PGMI.

Tampak hadir Wakil Dekan FAI Muhammad Ahsanul Husna, Ketua Jurusan PAI Laila Ngindana Zulfa dan Ketua Jurusan Mu’amalah Iman Fadhilah dan para dosen FAI Unwahas. (ip)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here