Imam Taufiq: Substansi Ramadhan Bukan Mengejar Pahala Tapi Mendekat Allah - Alhimna

Breaking

Alhimna

Ilhami Dunia Dengan Aswaja

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Senin, 11 Juni 2018

Imam Taufiq: Substansi Ramadhan Bukan Mengejar Pahala Tapi Mendekat Allah

Imam Taufiq saat menyampaikan ceramah. (Foto: Unwahas)
Alhimna.Com - Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang menjadi sahibul bait (tuan rumah) Tarawih dan Silaturrahim Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Jawa Tengah, Senin (11/6/2018) malam.

Hadir dalam kesempatan itu Dr. H. Ahmad Daroji (Ketua MUI Jawa Tengah), Prof. Dr. Imam Taufiq (WR II UIN Walisongo), Harsono, M.Pa (Ketua IPHI Jawa Tengah), Prof Mahmutarom (Rektor Unwahas), Prof. Dr. H. Muhtarom HM (Direktur Pascasarjana Unwahas) dan sejumlah tamu undangan lain.

Imam Taufiq dalam ceramahnya mengemukakan akhir Ramadhan seperti ini mengalami “nasib” yakni mulai ditinggalkan karena muslim mulai sibuk memikirkan mudik, sajian lebaran, pakaian lebaran dan hitung-hitungan pahala yang sudah dilakukan selama awal hingga akhir Ramadhan.

“Padahal secara substansi semestinya bukan hitungan dan mengejar pahala yang dilakukan namun mendekat kepada Allah Swt,” ungkap WR II UIN Walisongo ini.

Selain itu ungkap dia menghadirkan hati dalam mengharapkan ridla Allah bukan ibadah fisiknya saja.

“Maka dari itu ikhlas menjadi kunci bagi kita untuk mendapatkan ridla Allah swt.  Nilai-nilai ikhlas harus kita hadirkan pada setiap ibadah yang kita kerjakan sehingga ridla Allah kita dapatkan lebih-lebih di akhir bulan Ramadhan,” jelas Imam.

Rektor Unwahas, Prof. Mahmutarom menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan karena dipilih sebagai tuan rumah. Kesempatan itu ia juga menyampaikan jika Fakultas Kedokteran secara resmi akan di tempati bulan Juli mendatang.

Sementara itu Ketua IPHI Jawa Tengah, Harsono M. Pa menjelaskan tarawih keliling (tarling) IPHI merupakan agenda rutin yang dilaksanakan di bulan Ramadhan dan kali ini adalah putaran terakhir.

“Banyak yang menginginkan untuk ditempati sebagai tuan rumah namun karena keterbatasan maka dipilih beberapa tempat saja,” jelas Harsono.

Kegiatan lain yang juga dilakukan memberikan santunan kepada 1000 yatim piatu di Pati yang sudah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu. (ip)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here