Prihatin Aksi Teror, Tokoh Agama Jepara Deklarasi Anti Terorisme - Alhimna

Breaking

Alhimna

Ilhami Dunia Dengan Aswaja

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Jumat, 18 Mei 2018

Prihatin Aksi Teror, Tokoh Agama Jepara Deklarasi Anti Terorisme

Deklarasi anti terorisme tokoh agama Jepara. (Foto: PCNU Jepara)
Alhimna.Com - Tokoh agama serta aparat keamanan di kabupaten Jepara pasca insiden di Mako Brimob dan 3 gereja di Surabaya Melaksanakan kegiatan “Doa Bersama Ulama se-kabupaten Jepara” yang dipusatkan di Mapolres Jepara, Senin (14/5/2018) malam.

Kegiatan yang dikhususkan untuk mendoakan syuhada Polri yang gugur di Mako Brimob dan di Surabaya ini diikuti perwakilan PCNU, MWCNU serta Banom, PDM, PCM serta Ortom, Kapolres, Dandim, Kapolsek dan tamu undangan lain.

Dalam kegiatan yang diawali dengan tahlil dipimpin KH Nur Rohman Fauzan (Wakil Rais Syuriyah PCNU) dan doa diimami KH Fahrurrozi (Ketua PDM Jepara), Kapolres Jepara AKBP Yudianto Adhi Nugroho, S.IK mengucapkan terima kasih atas kepedulian Ulama Jepara terhadap tragedi bom di Mako Brimob dan Surabaya.

Kesempatan itu pihaknya mengharapkan antara Polres, ulama dan kiai di Jepara bersama-sama untuk menjaga keamanan dan ketentraman khususnya di Jepara, umumnya di Indonesia.

“Kami juga mengharapkan doa para Ulama dan kiai agar dalam menjalankan tugas sebagai pelayan keamanan masyarakat tetap dalam keadaan sehat, selamat dan amanah,” harap Yudianto.

Ketua PCNU Jepara, KH Hayatun Abdullah Hadziq menekankan, PCNU Jepara dan seluruh jajaran dari MWCNU sampai tingkat ranting dan banom-banomnya agar bisa bersinergis dengan polsek di masing-masing kecamatan untuk menjaga keamanan dan ketentraman.

“Juga menginstruksikan kepada Banser untuk siaga membantu Polri memantau kondisi wilayah masing-masing,” tandas Mbah Yatun.

Senada dengan ketua PCNU, Ketua PDM Jepara KH Fahrurozi mengemukakan pihaknya siap membantu Polri untuk mengamankan Jepara dan selalu bersama PCNU menjaga anggotanya untuk menangkal radikalisme dan terorisme.

Rais Syuriyah PCNU Jepara, KH Ubaidillah Noor Umar dalam mauidlahnya menegaskan tidak ada satu dalil pun yang memperbolehkan bom bunuh diri dalam Islam.

“Kami mengimbau kepada umat Islam untuk tidak terprovokasi dengan rayuan-rayuan para terorisme tentang janji surga dengan jalan bunuh diri,” imbaunya.
Deklarasi Anti Terorisme
Kegiatan doa bersama Ulama Jepara ditutup dengan deklarasi bersama tokoh agama Islam kabupaten Jepara tentang anti terorisme dan radikalisme.

Ada 10 poin deklarasi yang dibacakan H. Hisyam Zamroni, Wakil Ketua PCNU Jepara. Di antara poin-poin tersebut, pertama, mengutuk dan mengecam segala bentuk terror yang dilakukan oleh teroris serta tidak akan memberikan ruang, waktu dan kesempatan bagi aktivitas dan tumbuh kembangnya terorisme dan simpatisannya.

Kedua, memohon kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas semua pihak yang terlibat dalam aksi teror dan bom bunuh diri di Indonesia.

Ketiga, mengajak kepada teroris beserta seluruh selnya untuk kembali ke jalan benar atau rujuk ila al-haqq. Keempat, menyerukan kepada umat senantiasa meningkatkan komunikasi, informasi, edukasi dalam memupuk kerukunan dan toleransi.

Kelima, senantiasa waspada terhadap provokasi dan pihak-pihak yang tidak suka dengan suasana rukun, tertib, aman dan damai di kabupaten Jepara.

Usai pembacaan deklarasi dilanjutkan dengan penandatangan. Kegiatan diakhiri dengan musafahah (bersalam-salaman). (ip)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here