"Apa Yang Sudah Kita Berikan untuk NU?" - Alhimna

Breaking

Alhimna

Ilhami Dunia Dengan Aswaja

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Rabu, 04 April 2018

"Apa Yang Sudah Kita Berikan untuk NU?"

Alhimna.Com - Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Mayong Kabupaten Jepara menyelenggarakan upacara dalam rangka Harlah NU ke-95 yang berlangsung di depan Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara, Ahad (1/4/2018) kemarin.

Dalam upacara yang dihadiri ratusan peserta yakni perwakilan siswa Madrasah Diniyah (Madin) dan Banom NU se-kecamatan Mayong, Gus Mughis Nailufar, Ketua MWCNU Mayong didaulat sebagai inspektur upacara.

Hadir pula dalam prosesi upacara tersebut Habib Abdullah Al Hindwan (Rais Syuriyah MWCNU Mayong), M. Idris (Ketua LP Maarif NU Mayong), Hj. Rohmah (Ketua PAC Muslimat Mayong), Masruroh (Ketua PAC Fatayat Mayong) dan perwakilan Muspika kecamatan Mayong.

Dalam amanatnya, Gus Mughis menyatakan warga NU harus tahu bahwa peringatan harlah NU menggunakan dua versi yakni Masehi dan Hijriyah. “Untuk harlah NU yang ke-92 berarti menggunakan penanggalan masehi. Sedangkan harlah ke-95 memakai kalender hijriyah. Warga NU harus tahu itu,” tandas kiai muda berusia 37 tahun ini.

Memperingati harlah ia mengingatkan tentang doa ulang tahun. “Semoga NU tetap panjang umur, manfaat, berkah hingga selamanya.

Di hadapan peserta upacara dirinya juga berkomentar tentang prediksi NKRI dan NU akan bubar di tahun 2030 mendatang. “Kita terus bertekad NU tidak akan bubar,” tegas Gus Mughis.

Di akhir amanat, ketua MWCNU yang terbilang paling muda se-Jepara itu mengingatkan kepada warga NU bahwa di usia NU yang ke-95 sebagaimana seorang manusia ialah manusia yang sudah mapan. Sudah punya anak cucu dan ekonominya juga harus mapan. Ia pun bertanya kepada para peserta upacara.

“Apa yang sudah kita berikan kepada NU? Begitu pertanyaan yang ia lontarkan kepada ratusan peserta. Pertanyaan itu harap dia untuk dipikirkan bersama secara berjamiyyah.

Usai upacara dengan khidmat, Ansor Banser Mayong melakukan devile (atraksi) untuk menghibur peserta. Setelah itu ratusan peserta jalan kaki ratusan meter menuju lokasi pencanangan RSI NU Mayong.

Kegiatan tersebut merupakan awal dari serangkaian kegiatan Harlah NU ke-95 yang dihelat MWCNU Mayong Kabupaten Jepara.

Sesuai informasi yang NU Online terima kegiatan di mulai 1 – 11 April mendatang. Adapun serangkaian kegiatan itu meliputi pelatihan administrasi, diskusi anggaran desa, ziarah, pendidikan politik, lomba rebana, bazar, pendidikan kewirausahaan, khatmil quran, pelantikan pengurus ranting, KBIH dan Posbakum.

Puncak kegiatan akan ditutup Rabu (11/4/2018) malam dengan pengajian umum bersama KH Ma’ruf Islamuddin (Ketua PCNU Sragen, Jawa Tengah). (ip)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here