Ansor Tangerang Turunkan Bendera HTI di SMKN 1 - Alhimna

Breaking

Alhimna

Ilhami Dunia Dengan Aswaja

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Jumat, 19 Januari 2018

Ansor Tangerang Turunkan Bendera HTI di SMKN 1



Alhimna.Com - Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tangerang berhasil menurunkan bendera Ormas terlarang di tanah air, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Bendera itu berkibar di halaman salah satu sekolah negeri di kawasan tersebut.

Seperti disampaikan sejumlah pengurus, bahwa Senin (15/1/2018) sekitar pukul 08.11, Ketua PAC GP Ansor Cipondoh, Nur Asik mendapatkan laporan bahwa di SMKN 1 berkibar bendera HTI. Seketika hal itu informasi tersebar di grup NU Kota Tangerang. 

Pukul 10.04, Ketua PC GP Ansor Kota Tangerang, A Sudarto segera menginstruksikan kepada Abdul Murad untuk turun ke lokasi. Dan pada pukul 09.45 bendera HTI masih berkibar. 

Abdul Murod, H Uden, Ustadz Akrom, Ustad Solehan dan Turmiji sebagai perwakilan Ansor bergerak dengan cepat mengkonfirmasi dan memberikan pemahaman kepada pihak sekolah.

Pukul 10.30 mereka tiba di SMKN 1 yang terletak di Jl Perintis Kemerdekaan II atau depan Kemenag Kota Tangerang.

GP Ansor yang diwakili Abdul Murod dan Turmidzi melakukan koordinasi dengan pihak sekolah. Keduanya memberikan pemahaman kepada para siswa dan pihak sekolah.

“Saya langsung turun ke lokasi dan berbicara secara persuasif,” kata Murod.

Ia ditemani KH Uden, Ustad Akrom, Ustad Solehan dan Turmidzi memberikan pemahan kepada pihak sekolah. Bahwa salah satu atribut yang terpasang adalah bendera Ormas yang dilarang negara. “Alhamdulillah, mereka bisa memahami dan mau menurunkannya,” jelas Murod.

Akan tetapi pihak sekolah tidak mengetahui bendera dimaksud dan siapa yang memasang. Dan mereka berterima kasih kepada GP Ansor karena sudah memberikan penjelasan.

KH Uden berpesan jangan sampai lembaga pendidikan menjadi tempat pengkaderan ormas terlarang. Karena sekolah memang tempat yang paling efektif untuk hal tersebut. 

“Jangan sampai Kota Tangerang jadi basis perkembangan HTI. ini tugas kita saat ini untuk memberikan pemahaman yang benar kepada penerus,” pungkasnya dilansir dari NU Online. (su/ip)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad

Responsive Ads Here